malam ke empat belas bulan nopember
aku rindu
terlalu
hening semakin larut
tapi aku terlalu
larut
BDL/141107
Wednesday, November 14, 2007
14
Posted by soemandjaja at 10:39 PM 0 comments
Labels: 14
Meski bukan kupu-kupu
Saat aku berimajinasi tentang kupu-kupu matahari
Rembulan menyapaku di awal malam
Cahaya lembut menyinari wajah
Menyentak tentang keberadaan kupu-kupu
Sebenarnya
Di waktu malam pun ada yang beterbangan
Meski bukan kupu-kupu
Aku rindu kelepak sayapnya di hari-hari ini
BDL/141107
Posted by soemandjaja at 9:56 PM 0 comments
Saturday, October 6, 2007
kupu-kupu
ada kupu-kupu merah jingga
sedang menghampiri kuntum
yang sedang kutanam
aku ingin memilikinya
BDL, 06/10/2007
Posted by soemandjaja at 8:08 AM 2 comments
Saturday, September 22, 2007
kedatangan
pikir ku bernyanyi lagi
berdendang lagu lama
tak pernah terasa lagi
kunikmati ketuk darinya
sambil mengucap selamat datang
dijawab senyum terkembang
BDL/22-09-2007
Posted by soemandjaja at 12:44 PM 0 comments
Monday, August 27, 2007
Balada Senja
seandainya camar ini tidak terlalu cepat berlabuh
mungkin ia bersama senja hangat yang menunggunya di batas langit
tapi memang camar harus berlabuh sebelum malam menelannya
sementara senja masih merah
menunggu camar terakhir yang melintas di ufuknya
BDL/ 270807
Posted by soemandjaja at 11:30 PM 0 comments
Saturday, June 2, 2007
Tak Lagi Ada Puisi
tidak ada puisi hari ini
mungkin juga selamanya
aku tak punya alasan untuknya
tak ada bingkisan yang harus kuberikan bersamanya
tak jua bingkai untuk memadangnya
di saat aku jauh
mungkin tak lagi ada puisi
yang teruntuk siapa
BDL, 27/12/06
Posted by soemandjaja at 3:55 PM 0 comments
Labels: puisi
Aku 3
biarlah aku bercinta lagi dengan kenangan kita
kucumbu slide-slide pertemuan kita
ku basuh abstraksi dirimu
kupeluk sapamu yang mengikatkan rindu
kucium sapa pergimu
aku bahagia, nafsuku memburu
mengejar dirimu
BDL, 6/8/2006
Posted by soemandjaja at 3:53 PM 0 comments
Labels: puisi
Aku 2
bayangmu kembali menyapaku
nostalgia yang kurindu
menyapa engkau di saat subuh mengawali hari
atau malam mengantar lelah kepada mimpi
bersama lagumu yang menjelma engkau
aku merindumu
entah sampai kapan
kupikir ku sanggup gantikanmu
tapi bukan senang kutemu
hanya rindu yang gemericikkan malam
desah dan gores senyumku
bertanya kenapa engkau pergi.
BDL 6 Agustus 2006
Posted by soemandjaja at 3:51 PM 0 comments
Labels: puisi

